Renungkanlah


Ingat kah ketika mertua kita / bapak kita mengucap "Saya nikahkan kamu dengan anak saya yang bernama fulanah dengan maskawin sesuatu dibayar tunai",?
Ingatkah ketika kita / suami kita menjawabnya "saya terima nikahnya fulanah binti bapak dengan maskawin sesuatu saya bayar tunai"?
Ingatkah perasaan kita selesai ahad nikah waktu itu?
Ingatkah betapa sakralnya upacara waktu itu?
Ingatkah kita jadi pusat perhatian semua orang waktu itu?
Ingatkah berapa biaya yang kita keluarkan waktu itu?
Coba lihat anak kita yang ganteng ganteng cantik cantik dan lucu lucu
Coba ingat siapa yang ikut sedih waktu kita sedih, siapa yang merawatmu ketika kita sakit, siapa yang ikut gak makan ketika kita nggak makan ketika kita gak ada duit untuk makan? Apakah mereka yang kau anggap ganteng/cantik, Apakah mereka yang ditempat kerja bisikan kata kata "sayang" kepada kita.
Apakah mereka yang sering mengajak kita makan di restoran ( apakah kita ingat waktu kita makan di restoran yang enak2, mereka yang di rumah makan apa?)
Apakah mereka yang sering merayu kita di sosial media?
Pernikahan adalah perjanjian segi empat antara Tuhan, kita, pasangan kita, dan masyarakat.
Tetapi begitu mudahnya kita menghianati perjanjian ini, hanya karena sering ketemu ditempat kerja, karena sering makan bareng, karena rayuan di sosial media karena kita memasang Photo Profil terlalu cantik/ganteng akhirnya ketemuan.
Rekan rekanku.. Sekali anda memutuskan untuk berselingkuh, anda telah menghianati, Tuhan anda, anda sendiri, pasangan anda, dan masyarakat.
Rekan rekanku.. Sekian dulu renungan pagi ini.

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.