Refleksi 1 Muharam

Bertepatan pada Ahad, 2 Oktober 2016 ini jatuh 1 Muharam 1438 Hijriah, sebagai awal tahun baru yang diciptakan dunia Islam. Disebut kalender Hijriah karena momentumnya memang bukan diambil dari hari kelahiran Nabi Muhammad, melainkan peristiwa perjuangannya yang dipandang sangat strategis dan historis dalam sejarah Islam, yaitu peristiwa hijrah dari Mekah ke Madinah. 
Namun serasa prihatin melihat umat islam menyambut momentum tahun barunya sendiri. berbeda ketika menyambut tahun baru masehi yang bukan tahun barui umat islam sendiri.. mereka serasa ikut ikutan menghamburkan uang dengan membakar petasan.

Marilah memaknai bulan Muharram yakni mendorong diri untuk mengubah sikap dan perilaku. Sebab perpindahan itu bukan semata-mata perpindahan badani. Namun sesungguhnya perpindahan ini menuju arah yang lebih baik, baik itu perubahan mental, sikap, dan perilaku manusia.

Segeralah kita memperbaiki diri, sebab tanda-tandanya kadang justru di hadapan mata, yakni perubahan fisik kita. Rambut di kepala mulai memutih, kulit mulai berkerut. Inilah pertanda bahwa hidup itu hanya sesaat dan kita semakin dekat dengan liang kubur. Dengan bergantinya tahun baru Islam ini, sebagai pertanda kita semakin tua di tahun baru.

Jika tubuh kita memberi tanda penuaan maka tak ada artinya segala yang terhampar di dunia ini, 

 Selamat 1 Muharram, selamat tahun tahun baru hijriah, “Kullu Amin Wa Antum Bikhair”

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.